Kamis, 20 Juni 2013

COORDINATE CONJUNCTIONS

Pengertian Coordinating Conjunctions

Coordinating Conjunctions digunakan untuk menggabungkan 2 kalimat yang secara grammar berkedudukan sama dan selalu berada diantara kata atau klausa yang dihubungkannya. Seperti: and, but, or, nor, for, yet, so.

Perhatikan contoh kalimat berikut:
I like (tea) and (coffee).
(Sarah likes tea), but (Jimmy likes coffee).

Ketika coordinating conjunctions menghubungkan klausa yang berdiri sendiri, biasanya didahului oleh koma sebelum conjunctions (kata sambungnya), contohnya:

I want to work as an English teacher in the future, so I am studying English at university.

Namun, jika klausa tersebut pendek, koma tidak begitu penting untuk digunakan, contohnya:

He is kind so he helps people.

Ketika “and” digunakan diakhir kata urutan, koma boleh digunakan, boleh juga tidak, perhatikan contoh dibawah ini:

He drinks beer, wine, and rum.
He drinks beer, wine and rum.

Contoh kalimat menggunakan Coordinating Conjunctions

Mr. Adam is respected for researching issues and seeking practical solutions.
As a taxpayer, I want my money used wisely and efficiently.
He was tired, so he went to bed.
The child hid behind his mother’s skirt, for he was afraid of the dog.
He didn’t study, yet he passed the exam.
Jessica came to the meeting, but Ron stayed at home.
Her academic record was outstanding, yet she was not accepted by the university.
We had to go to the grocery store, for some milk and bread.
Frank didn’t have enough money to buy an airplane ticket, so he couldn’t fly home.
Mrs. Amanda has had wide experience. She has worked in business, in the news media, and in agriculture.

CATATAN:
Tanda baca koma (comma) selalu digunakan sebelum kata penghubung (conjunctions) “so, for, dan yet”. Dalam penggunaannya sebagai kata penghubung, so (artinya: oleh karena itu), for (artinya: karena), dan yet (artinya: tetapi/ namun/ meskipun begitu).


Jumat, 03 Mei 2013

Pengertian Noun Clause


Pengertian noun clause dan contoh kalimat

Nouns clause adalah klausa yang berfungsi sebagai nomina. Atau dengan kata lain noun clause juga digunakan atau memiliki fungsi yang sama sebagai noun (kata benda). Karena fungsinya sebagai nomina, maka noun clause dapat berfungsi sebagai: subject kalimat (subject of a sentence), object verba transitif (object of a transitive verb), object preposisi (object of a preposition), pelengkap (complement), dan pemberi keterangan tambahan (noun in apposition). Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan contoh-contoh di bawah ini.

Fungsi dan Contoh Noun Clause

1.    Noun clause sebagai subject kalimat (subject of a sentence)
 Contoh kalimat:

What you said doesn’t convince me at all.
(Apa yang kamu katakan tidak meyakinkan aku sama sekali)

How he becomes so rich makes people curious.
(Bagaimana dia menjadi begitu kaya membuat orang-orang menjadi penasaran)

What the salesman has said is untrue.
(Apa yang sudah dikatakan oleh pedagang itu tidak benar)

That the world is round is a fact.
(Bahwa bumi itu bulat adalah suatu kenyataan)

2.    Noun clause sebagai object verba transitif (object of a transitive verb)
 Contoh kalimat:

I know what you mean.
(Saya tahu apa yang kamu maksud)

I don’t understand what he is talking about.
(Saya tidak mengerti apa yang sedang dia bicarakan)

Please tell me what happened.
(Tolong katakana pada saya apa yang terjadi)

He said that his son would study in Australia.
(Dia mengatakan bahwa puteranya akan belajar di Australi)

Verb (kata kerja) yang dapat diikuti oleh noun clause, dalam hal ini diikuti frase “that-clause” antara lain:

Admit: mengakui
Realize: menyadari
Announce: mengumumkan
Recommend: menganjurkan
Believe: percaya
Remember: mengingat
Deny: menyangkal
Reveal: menyatakan, mengungkapkan.
Expect: mengharapkan
Say: mengatakan
See: melihat
Forget: lupa
Stipulate: menetapkan
Hear: mendengar
Suggest: menganjurkan
Inform: memberitahukan
Suppose: mengira
Know: mengetahui, tahu
Think: berpikiri, berpendapat.
Promise: berjanji
Understand: mengerti, memahami
Propose: mengusulkan
Wish: berharap

3.    Noun clause sebagai object preposisi (object of a preposition)
 Contoh kalimat:

Please listen to what your teacher is saying.
(Tolong dengarkan apa yang sedang di bicarakan gurumu)

Be careful of what you’re doing.
(Hati-hati dengan apa yang sedang kamu lakukan)

4.    Noun clause sebagai pelengkap (complement)
 Contoh kalimat:

The good news is that the culprit has been put into the jail.
(Kabar baiknya adalah pelaku kejahatannya sudah dimasukkan ke penjara)

This is what I want.
(Ini adalah apa yang aku inginkan)

That is what you need.
(Itu adalah apa yang kamu butuhkan)

5.    Noun clause sebagai pemberi keterangan tambahan (noun in apposition)
 Contoh kalimat:

The idea that people can live without oxygen is unreasonable.
(Ide/ gagasan bahwa orang dapat hidup tanpa oksigen itu tidak masuk akal)

The fact that Adam always comes late doesn’t surprise me.
(Kenyataan bahwa Adam selalu datang terlambat tidak mengejutkan saya)

CATATAN:
Klausa yang dicetak tebal pada contoh kalimat di atas adalah noun clause yang dimana fungsinya adalah sebagai nomina/ noun (kata benda).



TERIMAKASIH…… SEMOGA BERMANFAAT

Rabu, 17 April 2013

HAVE SOMETHING DONE

HAVE SOMETHING DONE
Take a look at these two sentences.what is the difference is the meaning between them?Lihat kalimat ini, apa yang berbeda arti dari kalimat ini?
‘I cut my hair’ ( In this case I do it myself without helping from the people ), artinya pada kasus ini dia mengerjakan sendiri tanpa bantuan orang lain.
‘I have myhaircut’ ( In this case someone or hairdresser cuts my hair for me but I don’ t do it my self ), artinya pada kasus ini seseorang atau penata rambut memotong rambutnya tetapi dia tidak melakukannya sendiri.
We use have something done to mean another person does service .
Kita gunakan sesuatu yang sudah dilakukan yang berarti seseorang yang melakukannya.
The grammar for this is pretty simple :
Grammar seperti ini cukup sederhana :
HAVE + OBJECT + PAST PARTICIPLE
let’s take a look a few more examples :
lihat, beberapa contoh selanjutnya :
‘We didn’t want to cook so we had a pizza delivered’
It means we didn’t cook and someone delivered pizza for us . ( In this case probably delivered ) this action happens in the past.
Ini menjelaskan kita tidak memasak dan seseorang mengantarkan pizza untuk kita. Aksi ini terjadi di masa lampau.
‘I had my car washed at the new place by the station’
It means I didn’t wash car myself. Someone washed my car and did car service for me. ( In this case probably washer man ).
Ini menjelaskan saya tidak mencuci mobil sendiri. Seseorang mencuci mobil saya dan menservice mobil untuk saya ( Dikasus ini mungkin tukang pencuci ).
‘I had my watch fixed’ it means someone fixed my watch ( In this case probably repairman).
Ini menjelaskan seseorang yang memperbaiki jam saya ( Kasus ini mungkin ahli jam ).
Or we can also use ‘get’ ( in informal English ni menjadi :
‘We didn’t want to cook so we go) instead of ‘had’ and the meaning stays the same. The sentences above now become :
Kita juga bisa menggunakan ‘mendapatkan’ (dalam bahasa Inggris informal) bukan ‘memiliki’ dan makna tetap sama. Kalimat di atas kit a pizza delivered’
‘I got my car washed at that new place by the station’
‘I got my watch fixed’

FUTURE
‘I had my watch fixed’ tells us about the past.
I had my watch fixed’ menjelaskan tentang masa lampau.
And for the future we use ‘Going to have/got + subject+ past participle’.
Dan untuk masa yg akan datang kita menggunakan ‘Going to have/ got + subject + past participle’
Take a look this example : ‘I am going to have/get my watch fixed’ tells us about the future.
Lihat contoh ini : ‘I am going to have/ get my watch fixed’ menjelaskan tentang masa yang akan datang.
It means I have a plan in the future that someone is going to fix my watch ( it’s probably repairman ).
‘Going to’ tells us about the future plan that has already been made .
‘Going to’ menceritakan rencana dimasa depan yang sudah dibuat.
We use ‘Will’ for something that has just been decided :
Kita menggunakan ‘Will’ untuk sesuatu yang baru diputuskan.
‘I just noticed how dirty my suit is. I will have/ get it cleaned soon’.
Saya baru liat baju saya kotor sekali. Saya akan segera membersihkannya’.

QUESTIONS

Imagine that you like your friend’s haircut; you could ask her :
Bayangkan bahwa kamu menyukai potongan rambut temanmu ; kamu dapat menanyakan teman perempuanmu :
‘Where did you have/get your hair cut ?’
Ini menjelaskan bahwa kamu bertanya kepada temanmu dimana dia memotong rambutnya karena kamu menyukai rambutnya.
Maybe you have just moved to a new town and you decided that it is time for haircut ; you can ask:
Mungkin kamu baru saja pindah ke kota yang baru dan memutuskan ini saatnya untuk potong rambut. Dan kamu dapat bertanya :
‘Where can i have / get my haircut ?’
Ini menjelaskan bahwa saya bertanya kepada orang di jalan karena saya baru saja pindah ke kota yang baru.

Sabtu, 23 Maret 2013

synopsis film 5cm

Sinopsis

Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali), Riani (Raline Shah) dan Ian (Igor Saykoji) adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan sepuluh tahun lamanya. Mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. Zafran yang puitis, sedikit "gila", apa adanya, idealis, agak narsis, dan memiliki bakat untuk menjadi orang terkenal. Riani yang merupakan gadis cerdas, cerewet, dan mempunyai ambisi untuk cita-citanya. Genta, pria yang tidak senang mementingkan dirinya sendiri sehingga memiliki jiwa pemimpin dan mampu membuat orang lain nyaman di sekitarnya. Arial, pria termacho diantara pemain lainnya, hobi berolah raga, paling taat aturan, namun paling canggung kenalan dengan wanita. Ian, dia memiliki badan yang paling subur dibandingkan teman-temannya, penggemar indomie dan bola, paling telat wisuda. Ada pula Dinda (Pevita Pearce) yang merupakan adik dari Arial, seorang mahasiswi cantik yang sebenarnya dicintai Zafran. Suatu hari mereka berlima merasa “jenuh” dengan persahabatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya.
Selama tiga bulan berpisah penuh kerinduan, banyak yang terjadi dalam kehidupan mereka berlima, sesuatu yang mengubah diri mereka masing-masing untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setelah tiga bulan berselang mereka berlima pun bertemu kembali dan merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan sang saka merah putih di puncak tertinggi Jawa pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia. Petualangan dalam kisah ini, bukanlah petualangan yang menantang adrenalin, demi melihat kebesaran sang Ilahi dari atas puncak gunung. Tapi petualangan ini, juga perjalanan hati. Hati untuk mencintai persahabatan yang erat, dan hati yang mencintai negeri ini.
Segala rintangan dapat mereka hadapi, karena mereka memiliki impian. Impian yang ditaruh 5cm dari depan kening

Tugas direct and indirect speech

REPORTED SPEECH
Direct and indirect speech
(kalimat langsung dan tak langsung)

One who says “I don’t know”  and learns is better than one who knows and puffs himselft up
(arabic proved)



Direct speech (kalimat langsung)ialah kata-kata (kalimat) yang diucapkan langsung dari pembicaraan.
Kalimat-kalimat langsung (direct speech) dapat diceritakaan kembali dengan cara lain tanpa mengubah arti dan tidak lagi mengulangi pembicaraan , tetapi menceritakaan apa yang dikatakan oleh pembicara . kalimat yang demikian itu disebut indirect speech (kalimat tak langsung).
Contoh :
1.       Amir said,” I am ill. “                                                        (direct speech=DS)
                Amir said that he was ill                                                 (indirect speech=IS)
(Amir berkata bahwa ia sakit )   
Perhatikan bahwa tanda kutip tidak dipakai dalam kalimat tak langsung.
Sepanjang istilah ilmu bahasa , apa yang dikatakan seseoarang dapat berupa :
1.       Pernyataan (statement)
2.        Perintah / permintaan (impertaif/request)
3.        Pertanyaan (question)

1.      Indirect speech statement(pertanyaan)
Perhatikan ketentuan – ketentuan perubahan berikut ini :
1.       Pernyataan langsung (direct speech) yang diubah menjadi pernyaataan tak langsung (indirect speech) tidak akan mengalami perubahan  tense jika induk kalimatnya memakai bentuk :
-          Present tense
-          Present prefect tense
-          Future tense

-          present tense
Contoh :
 (DS) ali says, ‘I am student.’
 (IS)  ali says that he is a student

-          present prefect tense
contoh :
(DS)  ina has said.’I havw taken a bath.’
(IS)    ina has said she has taken a bath

-          future tense
contoh :
(DS) she will tell me,’I am ready to come with you.’
(IS)  she will tell me that she is ready to come with me.


2.       Jika induk kalimat tak langsung (direct speech) dalam bentuk past tense , maka kalimat tak langsung (indirect speech) mengalami perubahan tense sebagai berikut:



KALIMAT LANGSUNG                                                                        KALIMAT TAK LANGSUNG
-          Present tense                                                                  - past tense
-          Present continues tense                                                              - past continous tense
-          Present future tense                                                     - past future tense
-          Present prefect tense                                                   - past prefect tense
-          Present prefect continous tense                                              - past perfect continous tense
-          Past tense                                                                           - past prefect tense
-          Past continous tense                                                      - past prefect continous tense
-           Pas future tense                                                             - past future perfect (conditoinal past perect)
-          Future continous tense                                                 - conditional continous


Demikian juga dengan keterangan waktu dan tempat akan berubah sebagai berikut :
-          Now =  than
-           Yesterday  = the day before
-          Last night = the night before
-          Last week = the week before
-          Last Sunday = the Sunday before
-          Two days ago = two days before
-          Five years ago = five years before
-          Today = that day
-          Here = there
-          This=that
-          These = those
-          Can = could
-          Will = would
-          Shall = should
-          May = might

2.      Indirect imperative/requst(perintah/permintaan)
Beberapa ketentuan untuk mengungkapkan suatu perintah / permohonan dalam kalimat tak langsung .
1.       Menggunakan verb (kata kerja)bentuk I (to infinitive)
2.       Tambahkan kata please yang dipakai untuk mengatakan perintah/permintaan yang lebih sopan.
3.       Menggunakan not + to infinitive untuk perintah (command)/ larangan
4.       Kata ganti berubah dalam diri orang pertama dan orang kedua menjadi orang ketiga.
contoh : I menjadi he or she
5.       Sebuah kalimat perintah yang tidak langsung dalam penyampaian akan dihantarkan oleh kata seperti : told,ordered atau commanded : sedangkan yg bersifat permintaan akan dihantarkan oleh kata : asked.
Misalnya :
· command (perintah), misalnya ordered, commanded, dsb yang berarti menyuruh, memerintahkan.
· precept (petunjuk, bimbingan, didikan), misalnya advised yang berarti menasehati.
· request (permohonan), misalnya asked yang berarti meminta, memohon.
· entreaty (permohonan yang sangat mendesak), misalnya begged yang berarti meminta, memohon (dengan sangat).
· prohibition (larangan), misalnya forbade yang berarti melarang.






3.     Indirect speech questions (pertanyaan)

A.     Di awali dengan kata tanya : who,what,when,where,etc


1.       Kata tanya tetap dipakai dalam pertanyaan tak langsung
2.       Susunan pertanyaan tak langsung menggunakan susunan kalimat pertanyaan (statement), bukan dalam kalimat tanya.
3.       Perubahan tense mengikuti ketentuan seperti biasa , lihat pada inderect speech statement.

Contoh :
Ratna said to annis ,’ what are you doing ?’(DS)
Ratna asked annis what she was doing(IS)


.


B.      Pertanyaan tanpa menggunakan kata tanya:

1.       Menggunakan if atau wheter dalam pertanyaan tidak langsung.
2.       Susunan pertanyaan menggunakan susunan kalimat pertanyaan(statement).


Conoth : He said to me, “Are you going

away today?”

He asked me , “can you come along?”
Indirect

He asked me whether I was

going away that day.

He asked me if I could come along.